Tutorial photoshop yang ini akan saya gunakan untuk menulis tutorial pembuatan logo larangan anti merokok, sekaligus juga untuk menulis tentang contoh penggunaan efek asap dan efek tulisan logam pada post sebelumnya. Ide pembuatan logo ini sebenarnya sudah lama, karena dulu pernah saya buat untuk contoh logo buat siswa-siswa desain grafis saya.
Berikut ini langkah-langkah pembuatannya.
Cara membuat logo dengan efek logam dan asap
Langkah 1
Buatlah sebuah file baru berukuran 800x600
Langkah 2
Pilih Text Tool pada toolbox photoshop. Pilihlah jenis font Webding. Pemilihan font bisa dilakukan dengan memilihnya dari bagian option bar (di sebelah atas). Font Webding dipilih karena dalam font tersebut terdapat karakter simbol larangan merokok yang akan kita buat.
Langkah 3
Klik pada file baru tadi dengan text tool, kemudian ketiklah huruf " z ".
Kemudian pilih Move Tool. Jika ukuran huruf kurang besar bisa diubah ukurannya dengan memilih Edit > Free Transform. Ubahlah ukurannya secara proporsional (dengan melakukan drag pada titik anchor sudut sambil menekan tombol Shift di keyboard).
Langkah 4
Layer yang berisikan gambar logo anti rokok ini kita buat menjadi berefek chrome dulu. Bagi yang belum membaca tentang pembuatan efek chrome pada tulisan, silahkan dibaca dulu di sini. Terapkan langkah pembuatan efek chrome tersebut pada logo ini.
Langkah 5
Agar nampak lebih dramatis, pada logo tersebut kita beri efek asap. Tentang pembuatan efek asap pada photoshop bisa dibaca keterangannya di sini. Namun pada contoh tutorial ini, efek asap dibuat dengan menggunakan plugin photoshop Eye Candy 4000. Jika sudah mempunyai plugin ini, gunakanlah untuk membuat efek asapnya.
Langkah 6
Agar efek asap lebih nampak nyata dan untuk lebih menguatkan kesan pada gambar, layer background diberi warna gradasi hitam putih. Untuk membuat warna gradasi ini, pilihlah Gradient Tool pada toolbox photoshop, kemudian pilihlah warna gradasinya yang hitam putih. Untuk memilih warna gradasi, bisa dilakukan dengan memilihnya di bagian option bar setelah gradient tool tadi dipilih. Pilih layer background, kemudian klik dan geser pointernya untuk membuat warna gradasi.
Langkah 7
Jika perlu, bisa ditambahkan tulisan untuk mempertegas makna gambar yang kita buat.
Berikut ini gambar yang sudah jadi.
Ukuran gambar ini pas buat wallpaper. Jika Anda suka, silahkan dipakai untuk wallpaper komputer Anda. Sekalian buat kampanye anti rokok, terutama bagi para pembaca yang "ahli hisap" seperti saya.
Baca Selengkapnya..
Minggu, 27 Januari 2008
Membuat logo larangan merokok
Lihat semua artikel dalam kategori: Photoshop Effects
Ditulis oleh Sadewo 4 komentar
Efek teks logam dengan Photoshop
Pada tutorial photoshop kali ini, akan kubahas tentang pembuatan efek chrome pada tulisan. Kalau yang pada foto, dulu sudah pernah kubuatkan tutorialnya pada post yang ini. Efek krom / chrome ini mungkin sudah agak basi. Tehnik seperti ini sudah diketahui lama dan sudah dibahas juga dalam buku-buku efek photoshop maupun di internet. Efek ini kubahas sekarang, karena akan kugunakan sebagai materi penunjang pada tutorial berikutnya.Cara pembuatan efek logam/chrome pada tulisan dengan Photoshop
Langkah 1
Buatlah sebuah file baru dengan photoshop. Ukuran file-nya terserah Anda, kira-kira cukup untuk membuat sebuah tulisan, kira-kira 640x480 atau lebih besar lagi.
Langkah 2
Pilihlah text tool, kemudian buatlah sebuah tulisan pada file baru tersebut. Usahakan untuk memilih jenis tulisan (font) yang karakteristiknya tebal.
Langkah 3
Pilihlah menu Layer > Rasterize > Type*)
*) Anda bisa memilih Type ataupun Layer
Langkah 4
Pilih menu Filter > Stylize > Emboss
Pengaturan pada kotak dialog emboss ini tidak baku, bisa diubah-ubah sendiri sekehendak Anda.
Langkah 5
Pilih menu Filter > Artistic > Plastic Warp
Pengaturan pada kotak dialog Plastic Warp ini juga tidak baku, pengaturannya terserah keinginan Anda. Silahkan mencoba-coba pengaturannya sendiri untuk membuat kesan lekukan logam.
Jika perlu, langkah pemberian filter ini bisa diulang lagi, namun dengan nilai pengaturan yang berbeda.
Langkah 6
Ubah kontras warnanya dengan menggunakan menu Image > Adjustment > Curves (Ctrl + M). Buatlah sebuah kurva seperti gambar tutorial berikut ini.
Ulangi lagi pengaturan warna dengan Curves ini dengan bentuk kurva yang agak berbeda dengan sebelumnya.
Gambar dibawah ini adalah gambar hasil tutorial photoshop yang sudah jadi. Beri gambar background atau latar belakang yang berwarna gelap agar kesan chrome tadi lebih nampak jelas.
Catatan
Jika Anda menginginkan kesan logam yang berwarna, pengaturan warnanya bisa dilakukan dengan memilih menu Image > Adjustment > Hue/Saturation. Klik pilihan Colorize, kemudian atur nilai Hue, dan Saturation-nya.
Selamat mencoba.
Baca Selengkapnya..
Lihat semua artikel dalam kategori: Efek Teks
Ditulis oleh Sadewo 0 komentar
Senin, 14 Januari 2008
Membuat efek asap
Pada post kali ini saya akan menulis tutorial photoshop tentang pembuatan efek asap. Efek ini bisa digunakan untuk menambahkan kesan berasap pada obyek gambar atau foto yang seharusnya tidak berasap. Efek asap bisa juga dibuat dengan sebuah plugin photoshop, misalnya dengan Eye Candy 4.0 (plugin ini mempunyai fasilitas Smoke). Dengan plugin ini, efek asap dengan mudah bisa dibuat. Namun bagi yang ingin membuat efek ini secara manual, bisa mengikuti langkah pembuatannya berikut ini.Langkah Pembuatan Efek Asap dengan Photoshop
Langkah 1
Bukalah program Photoshop, kemudian buatlah sebuah file baru. Ukuran file bisa terserah Anda. Pada contoh tutorial kali ini, saya buat sebuah file yang berukuran 200 x 300 pixel; resolusi 72 dpi.
Langkah 2
Isikanlah warna hitam pada file baru tersebut. Untuk melakukan ini, bisa dengan memilih menu Edit > Fill, kemudian pada pilihan Use memilih Black, klik OK (lihat gambar ilustrasi).
Atau dengan cukup menekan huruf D pada keyboard, kemudian menekan Alt + Backspace.
Langkah 3
Pilihlah Pencil tool pada toolbox photoshop, kemudian pilih warna Foreground putih. Untuk memilih warna ini, bisa dilakukan dengan mengklik warna foreground, kemudian pilih warna putih. Atau cukup dengan menekan huruf D pada keyboard, kemudian tekan huruf X pada keyboard.Catatan:
Huruf D, adalah untuk mereset warna foreground dan background.
Huruf X, untuk membalik warna warna foreground dan background.
Langkah 4
Kemudian atur ukuran pointer pencil tadi agar agak besar, kira-kira 30an. Cara untuk mengatur diameter pointer adalah dengan menekan tombol [ atau ] pada keyboard.
Setelah ukuran diameter pointer disesuaikan, buatlah sebuah garis pada file baru tadi (lihat gambar).
Langkah 5
Pilihlah Smudge tool pada toolbox Photoshop. Sapukan pada gambar untuk membuatnya nampak berlekuk-lekuk. Bentuk lekukan terserah keinginan Anda.
Langkah 6
Pilihlah menu Filter > Liquify. Filter pada Photoshop ini digunakan untuk membuat sebuah gambar nampak seperti cairan (liquid), sehingga bisa dibentuk dan diperlakukan seperti benda cair. Buatlah agar gambar garis putih tadi menjadi semakin berlekuk-lekuk. Bentuk lekukan terserah keinginan Anda sendiri. Buatlah agar bentuk lekukan ini menyerupai sebuah asap.
Langkah ini, mungkin adalah bagian yang paling menentukan hasil dari bentuk asap, dan juga bagian yang paling menyenangkan dan memerlukan banyak pengulangan sambil berimprovisasi. Apalagi bagi yang jarang memperhatikan bentuk asap (tapi bukan saya, karena saya tiap hari selalu membuat asap Gudang Garam. Kalau tidak di kamar rumah, ya sama mas Wasidi di dapur kantor Smile Group cabang MT Haryono, atau di sebelah Lab Kimia SMUN 1 Sleman sama Pak Dar.)
Langkah 7
Buatlah sebuah layer baru. Kemudian ulangilah langkah 2 hingga 7 untuk membuat bentuk asap yang berbeda. Pada layer baru ini, ubahlah Blending Option-nya menjadi screen, agar warna hitamnya nampak transparan dan cuma nampak warna putihnya saja. Jika perlu, Anda juga bisa mengubah ukuran layer tersebut dengan Edit > Free Transform.
Ulangilah langkah pembuatan layer asap ini berulangkali hingga Anda dapati bentuk kumpulan asap yang sesuai dengan keinginan Anda.
Langkah 8
Sekarang kita hilangkan tanda kunci pada layer background, dengan cara melakukan klik 2x pada nama layer background,
kemudian klik OK
Langkah 9
Buatlah sebuah layer baru lagi, kemudian posisikan layer baru ini kebawah layer 0 (yang sebelumnya adalah layer background).
Tekan dan tahan tombol Alt pada keyboard sambil memilih menu Layer > Merge Visible.Tujuan dari langkah 8-9 ini adalah untuk membuat sebuah layer yang merupakan gabungan dari semua layer yang ada dan posisinya berada di layer paling bawah.
Langkah 10
Pada layer yang merupakan layer gabungan tadi, berilah efek kabur. Lakukan ini dengan cara memilih menu Filter > Blur > Gaussian Blur.
Langkah 11
Aturlah opacity pada tiap layer untuk menyesuaikan nuansa asap yang sesuai. Kemudian pilih menu Layer > Flatten Image atau Layer > Merge Visible untuk menyatukan semua layernya.
Berikut ini adalah contoh gambar asap yang sudah jadi.
Langkah 12
Sekarang kita akan mencoba menerapkan gambar asap yang sudah kita buat tadi pada gambar yang lain. Bukalah sebuah gambar yang akan Anda beri efek asap. Pada contoh tutorial photoshop ini, saya menggunakan sebuah gambar bumi.
Geserlah gambar asap dari file yang sebelumnya kita buat dengan Move tool ke arah file yang akan diberi efek asap.
Pada layer gambar asap, pilihlah Blending Option-nya menjadi Screen.
Berikut ini adalah gambar bumi yang sudah diberi efek asap.
Catatan: Efek ini sebelumnya sudah pernah ditulis oleh John Paul Caponigro, pernah juga saya tulis dalam situs tutorial photoshop milik saya yang berbahasa Inggris.
Selamat mencoba.
Baca Selengkapnya..
Lihat semua artikel dalam kategori: Photoshop Effects
Ditulis oleh Sadewo 0 komentar
Kamis, 10 Januari 2008
Membuat frame dari Action
Tutorial Photoshop kali ini akan saya gunakan untuk membahas penggunaan action untuk membuat bingkai foto atau frame. Keterangan lebih lanjut tentang action, bisa dibaca disini. Karena hanya menggunakan action, maka jenis frame yang bisa dibuat hanya sedikit macamnya, namun ini tetap bisa digunakan untuk memperindah gambar/foto Anda.
Pembuatan frame yang lebih bervariasi akan saya coba bahas pada post selanjutnya.
Langkah 1
Bukalah gambar yang akan Anda beri frame. Pada contoh tutorial Photoshop kali ini saya gunakan gambar dari game Need for Speed, gambarnya ini sudah saya crop dan perkecil ukurannya.
Langkah 2
Aktifkan palet Action. Jika belum aktif, bisa dipilih dulu dari menu Window > Action.
Langkah 3
Tampilkan action yang khusus tentang pembuatan frame. Caranya dengan melakukan klik pada segitiga kecil di palet tersebut (lingkaran merah pada gambar ilustrasi).
Langkah 4
Klik nama action yang Anda inginkan, kemudian klik icon Play Action pada sebelah bawah palet Action.
Tunggu sebentar, frame akan jadi secara otomatis.
Jika Anda ingin mencoba-coba jenis frame yang lain, pilih dulu menu File > Revert, atau tekan F12 di keyboard. Ini agar gambar kembali ke kondisi semula dulu sebelum diberi frame lagi.
Berikut ini beberapa contoh frame yang dibuat dengan action.
Selamat mencoba.
Baca Selengkapnya..
Lihat semua artikel dalam kategori: Tip Dasar Photoshop
Ditulis oleh Sadewo 2 komentar


