Materi Photoshop dalam blog ini sudah pindah dan dilanjutkan ke Belajar Tutorial Photoshop. Komentar dan pembahasan tentang Photoshop juga akan diteruskan di sana. Informasi lebih lanjut tentang kepindahan ini bisa dibaca di sini. Untuk selanjutnya, blog ini akan diisi dengan artikel-artikel dengan materi bahasan lain.

Kamis, 13 Maret 2008

Nyoba koneksi internet Speedy

Biasanya tutorial Photoshop yang kutulis di blog ini kuketik di rumah. Kadang juga di tempat kerja kalo pas tidak ada kerjaan, biasanya sambil nunggu siswaku di Smile Group yang sedang ujian, atau kalo pas nungguin komputer di laboratorium komputer SMA 1 Sleman. Kalo di tempat kerja, karena di sana ada koneksi internet semua, bisa sekalian dipublikasikan ke Blogger. Tapi kalau bikinnya di rumah, ya ngupload gambar atau publikasinya di warnet.

Beberapa bulan kemarin, mulai mikir pingin punya koneksi internet sendiri di rumah. Rencana semula mau pakai Centrin, seperti beberapa teman di Jumatan, tapi nggak jadi. Terus bingung nyari-nyari info ISP dari teman-teman. Ada beberapa alternatif lain yang jadi pertimbangan, mau pakai Fren atau IM2. Kalu pasang tower agak repot letaknya. Baru beberapa hari kemarin kemudian memutuskan untuk menggunakan Speedy. Kebetulan telepon rumah saya sudah bisa menggunakan Speedy.

Pendaftarannya gampang, cuma datang ke kantor Telkom sambil membawa fotokopi KTP dan kuitansi pembayaran telepon. Nggak perlu SKCK, kartu kuning, ijazah terakhir, amplop balasan, dan pasfoto (memangnya mau nglamar kerja). Hari Kamis saya mendaftar, kemudian hari Selasa dapat panggilan interview untuk mengambil modem dan pasword-nya.

Biaya pendaftarannya, siapa tahu ada yang tertarik juga (kok malah iklan ya) yaitu 75.000 (biaya aktivasi) + 7.500 (biaya PPN) + 12.000 ( biaya 2 materai). Modemnya gratis. Paket yang saya ambil adalah yang Time Based, biaya langganannya 200.000 / bulan, dengan jatah pemakaian 50 jam. Penggunaan di atas 50 jam akan dikenai biaya 1.500 / jam. Lumayan murah dibanding ngenet di warnet (di daerah Yogyakarta rata-rata 3.500 - 4.000 / jam, kalau siang).

Pada saat mendaftar, dengan PD saya mengatakan kalo akan menginstalasi sendiri. Pikir saya, ah paling koyo nyeting jaringan biasa. Tapi setelah mulai memasang di rumah, kok ternyata nggak mau nyambung ke internet. Bolak-balik konsultasi lewat telpon sama Pak Mantri (teman pengajar teknisi komputer), tetap nggak mau. Sampai akhirnya saya nelpon ke Telkom lagi, minta bantuan petugas Speedy untuk menginstalkan di rumah.

Setelah diperiksa sama petugas Speedy, ternyata yang membuat nggak mau terpasang adalah ... LAN onboard di bios dalam kondisi disable. Baru ingat kalau dulu memang pernah saya seting disable karena saya pikir CPU saya nggak bakal digunakan untuk koneksi internet. Oalah...mrongos iki aku.

Setelah terpasang, koneksinya bagus, kenceng banget.

Disini saya juga ingin mengucapkan terima kasih pada orang-orang yang membantu proses koneksi internet ini:

  • Mbak Lilik Susanti yang sudah repot ikut mencarikan info, sampai dipindaikan brosur-brosur segala.
  • Pak Mantri yang sudah menjadi tempat konsultasi kalau ada eror.
  • Mas Pogung dan Mas Abiyoso, teman angkringan yang sempat "kuinterogasi" tentang ISP.
  • Pak Yuni (Menara Komputer) atas infonya tentang kabel telpon.
  • Bu Sribanun (Front Office Telkom) dan Pak Jefry (petugas Speedy).
  • Bu Novi (Smile Group) yang sudah membuatkan surat keterangan pengajar


Update (tanggal 4 April 2008)
Setelah memakai koneksi Speedy beberapa waktu ini, saya rasakan koneksinya memang cepat. Namun sayangnya kadang terhenti sejenak koneksinya. Untuk bisa memulai penggunaan, harus menunggu beberapa saat agar modem terkoneksi dulu. Entah dari modemnya atau mungkin instalasi saya yang kurang sesuai.

Kemudian mulai tanggal 1 April ini, saya melakukan upgrade ke versi Office yang unlimited. Saya menggunakan paket ini dengan tarif diskon 50%. Diskon ini diperuntukkan guru dan dosen. Saya kira dulu cuma guru dan dosen saja yang bisa mendapatkan, jadi dulu saya tidak memakai paket diskon ini, ternyata pengajar yang bukan dari instansi negeri juga diperbolehkan.

He..he, bisa nginternet sepuasnya.. tapi mumet bayarnya kalo lagi nggak punya duit.

1 komentar:

tatang mengatakan...

klo untuk ngeluarin uang gak repot bang he,,,he,,, klo untuk nyari uang emang repot harus pake SKCK, kartu kuning, ijazah terakhir, amplop balasan, dan pasfoto he he...

makasih bang tutorialnya,,,,
meski dipake buat keperluan sendiri bukan keperluan kerja,, tapi saya sangat kebantu sekali he he