Seperti judul post diatas, blog tutorial Photoshop ini saya pindah ke nama domain yang baru sekaligus hostingnya. Alamatnya yang baru adalah http://mbahdewo.com/. Alamatnya yang baru saya tulis juga di judul post tersebut, dengan harapan jika Anda tidak bisa membuka blog ini, Anda sudah mengetahui alamatnya. Entah kenapa situs-situs yang dihosting di blogspot sering tidak bisa dibuka. Ini sudah saya rasakan sejak seminggu yang lalu. Sampai ngontak beberapa teman, dan hasilnya sama. Mereka juga tidak bisa membuka blog-blog mereka.
Sudah sejak beberapa waktu lalu saya mempunyai keinginan untuk memindahkan blog ini ke hosting sendiri. Tapi itu tidak segera saya lakukan. Baru mulai minggu kemarin saat situs-situs yang berada di blogspot susah dibuka, keinginan itu muncul lagi.
Dan pada minggu kemarin, alhamdulillah, saya dapat rejeki dari Adbrite sehingga mempunyai sedikit sisa uang. Yang kemudian saya sisihkan untuk membeli nama domain sekaligus hostingnya. Sebenarnya ceknya juga belum dicairkan, nunggu kalau sempat pergi ke bank Niaga, tapi nggak apa-apa karena pembelian ini sama teman sendiri, mbayarnya besok kalau ketemu pas di angkringan.
Rencana semula blog yang baru tersebut akan saya isi dengan materi yang baru, yang di blog ini belum ada, atau membuat revisi-revisinya. Namun karena waktu itu saya juga ingin mencoba fasilitas Import dari platform blog lain ke Wordpress, akhirnya malah dalam dalam waktu kurang dari 1 menit seluruh isi blog ini sudah otomatis pindah kesana. Tidak hanya isi post tapi juga seluruh komentar yang sudah ada (mulai sore tanggal 14 April 2008, jadi komentar yang di-post sesudah itu tidak ikut masuk kesana).
Cara memindah domain dari blogspot ke domain sendiri
Sebenarnya jika kita ingin memindahkan blog kita ke nama domain dan / atau hosting di tempat lain, Blogger sudah menyediakan fasilitasnya. Namun itu tidak saya lakukan, karena memang nggak tahu bagaimana caranya, soalnya keterangannya tidak begitu jelas dan saya tidak tahu apa yang nanti akan terjadi pada indek blog ini di search engine. Jadi manual wae redirek-nya :) .
Berlanggan update dengan Email
Tentang pengiriman judul-judul post dan update terbaru melalui email, baru saya usahakan untuk mentransfer account email Anda semua ke blog yang baru tersebut. Jika berhasil maka Anda tidak perlu melakukan pendaftaran lagi di blog baru tersebut. Namun jika tidak bisa, maka untuk berlangganan update terbaru tersebut Anda harus mendaftar lagi pada www.mbahdewo.com (untuk saat ini form pendaftarannya belum saya buatkan disana, nunggu jadi atau tidak transfer account ini).
Update (tanggal 20 April 2008)
Account email para pelanggan/pembaca sudah saya transfer ke blog baru tersebut, jadi bagi yang sudah mendaftar tidak perlu mendaftar lagi di sana. Mulai saat ini, jika ada kiriman informasi update datangnya dari mbahdewo.com.
Perubahan aturan penggunaan
Pada blog tersebut saya melakukan beberapa perubahan aturan penggunaan blog. Berikut ini beberapa perubahannya:
Untuk dapat memberikan komentar, karena platformnya berbeda (saya menggunakan Wordpress), Anda harus mengisikan nama, dan alamat email, serta nama blog / situs (jika ada).
Pertanyaan yang terkait dengan Photoshop ataupun tutorial lain harus dimasukkan dalam form komentar, untuk sementara ini saya tidak melayani pertanyaan melalui email. Hal ini karena kebanyakan pertanyaan yang masuk ke email sebenarnya akan bermanfaat bagi para pembaca yang lain jika dimasukkan sebagai komentar. Email hanya akan digunakan untuk pertanyaan yang sifatnya pribadi, dalam arti Anda tidak mau pertanyaan/komentar tersebut diketahui secara umum.
Saya juga tetap menyediakan fasilitas chatting dengan Yahoo Messenger di blog baru tersebut. YM tersebut silahkan dipergunakan sebagai media untuk menghubungi saya secara online. Jika mengajukan pertanyaan, harap dibuat agar spesifik tentang topik pertanyaan. Namun harap diingat bahwa mungkin kondisi saya saat melayani chatting baru dalam kondisi sibuk jadi harap bersabar menunggu jawaban, dan jangan melakukan BUZZ! Karena saya tidak suka dengan itu. Dan saya harap untuk membaca dulu blog saya, baik itu halaman tutorial ataupun profile saya, sebelum menanyakan sesuatu yang mungkin sudah jelas ada di blog tersebut, misalnya siapa nama saya, dari mana asalnya, dsb.
Jika ada perubahan aturan lain, maka akan saya tambahkan disini.
Baca Selengkapnya..
Kamis, 17 April 2008
Saya pindah ke www.mbahdewo.com
Lihat semua artikel dalam kategori: Dari Penulis
Ditulis oleh Sadewo 2 komentar
Kamis, 10 April 2008
Efek Kertas Papirus
Tutorial Photoshop kali akan saya gunakan untuk membuat sebuah efek kertas papirus. Sebenarnya efek ini sudah ada pada action milik Photoshop yang bernama Parchment Paper. Kita tinggal memilih actionnya saja jika ingin membuat efek ini. Jadi yang akan kita bahas kali ini adalah cara pembuatannya secara manual. Dengan mencoba action-action yang sudah ada, maka kita bisa sambil belajar cara-cara membuat efeknya, dengan harapan efek yag sudah ada bisa kita kembangkan sendiri.Langkah pembuatan efek kertas papirus dengan Photoshop
Langkah 1
Buatlah sebuah file baru dengan Photoshop. Ukurannya terserah keinginan Anda.
Langkah 2
Pilihlah warna foreground agar menjadi coklat muda. Caranya klik icon foreground color di toolbox photoshop (yang biasanya berwarna hitam dan putih). Pada kotak dialog yang muncul, pilihlah warna R=204, G=191, B=167. Seperti gambar dibawah ini.
Langkah 3
Pilihlah warna background agar menjadi coklat tua. Pada kotak dialog yang muncul, pilihlah warna R=181, G=157, B=115. Seperti gambar dibawah ini.
Langkah 4
Pilih menu Filter > Render > Clouds
Langkah 5
Pilih meu Filter > Texture > Texturize. Pilih Canvas pada bagian Texture, Scaling=71, Relief=1, Light=Top Left.
Efek yang kita buat sudah jadi. Hasilnya seperti gambar dibawah ini.
Kertas ini bisa digunakan sebagai media untuk membuat tulisan-tulisan yang bernuansa tua dan sudah lama. Misalnya dibuat seperti dibawah ini.
Tulisan dibuat dengan warna hitam dan blending option-nya dibuat menjadi Overlay. Efek terbakarnya dibuat dengan Photoshop juga seperti pada tutorial yang dulu.
Selamat mencoba. Kalau susah, gunakan saja actionnya yang sudah disediakan Photoshop.
Baca Selengkapnya..
Lihat semua artikel dalam kategori: Photoshop Effects, Tip Dasar Photoshop
Ditulis oleh Sadewo 3 komentar
Selasa, 08 April 2008
Mencoba pakai Photoshop CS3
Sudah lama saya ingin mencoba Photoshop yang versi CS3, tapi baru saja keinginan ini kesampaian. Soalnya sejak dulu saya masih pakai Windows XP yang Service Pack 1, padahal syarat untuk menggunakan Photoshop CS3 adalah harus dengan sistem operasi Windows XP yang Service Pack 2 (yang sekaligus sudah terpasang Microsoft FrameWork v.2-nya). Syarat-syarat minimal penggunaannya bisa dibaca pada post yang ini.
Kemarin minggu sepulang dari Kaliurang, sore harinya pergi mencari CD program Windows XP SP2 di Jalan Kaliurang, sekalian ngantar pulang Mas Basuki. Malam harinya memformat komputer, saya install ulang Windowsnya dengan yang SP 2. Setelah selesai diformat dan install ulang, terasa banget kecepatan komputernya tambah. Mungkin karena program yang terinstal juga jadi sedikit dan registry-nya juga masih teratur. Kemudian baru tadi sore sepulang ngajar di Smile Group saya menginstall beberapa program: Photoshop CS3, Corel X3, dan Microsoft Office 2007.
Dari persyaratan minimal program-program tersebut, nampak lumayan berat dan bentuk tampilannya juga sangat berbeda. Mungkin agak disesuaikan dengan tampilan Windows Vista. Dari program Photoshop-nya sendiri, saya masih belum terbiasa dengan tampilannya. Saya lihat ada beberapa penambahan fasilitas dan tool baru. Secara bertahap akan saya bahas dalam post-post berikutnya tentang tool-tool barunya.
Berikut ini gambar tampilan program Photoshop CS3
Seperti halnya Winamp v5.52 dengan skin Bento-nya yang tampilannya sangat berbeda, tampilan program-program dengan versi baru ini nampak berbeda banget dengan versi sebelumnya.
Tentang Microsoft Office 2007, tampilannya beda banget dengan versi yang kupakai sebelumnya (versi Office XP). Apalagi waktu membuka Microsoft Access, weh.. malah seperti tampilan situs dengan layout 3 kolom. Jadi harus belajar lagi dengan tampilan baru program-program tersebut tadi.
Kalau kita tidak / jarang mengikuti perkembangan software, memang membingungkan saat kita memakai versi yang lebih baru. Namun kalau kita harus selalu mengikuti perkembangan versi atau trend program memang kadang kita terhadang dengan kemampuan hardware yang kita punyai. Oleh karena itu jika memang kemampuan hardware atau budget yang kita punyai cukup untuk mengikuti perkembangan software-software baru, akan ada baiknya segera kita update program yang kita miliki dengan versi yang baru.
Jangan sampai kelihatan katrok...kayak saya.
Baca Selengkapnya..
Lihat semua artikel dalam kategori: Tips Lain
Ditulis oleh Sadewo 0 komentar
Sabtu, 05 April 2008
Sore ini berangkat ke Kaliurang
Seperti yang sudah saya tulis dalam post sebelumnya, para warga Jumatan akan mengadakan kumpulan bareng. Kegiatan ini akan dilaksanakan hari ini, tanggal 5 hingga 6 April 2008. Lokasinya di Wisma Wijaya II Kaliurang Yogyakarta.
Untuk keterangan lebih lengkap tentang jadwal acara dan nama-nama peserta bisa dibaca di blog.jumatan.com. Persiapan yang saya lakukan cuma ngepakki sarung, jaket (soalnya badanku kurus, gampang kedinginan), kamera digital, sama tadi nambal ban motor dulu karena sudah tiga hari ini ban motorku bocor. Juga tidak lupa ngantongi rokok sama kopi bubuk. Karena beberapa hari ini rasanya ngantuk terus, sudah beberapa malam begadang sampai larut malam pagi.
Waktu berangkat nanti rencananya mau boncengan sama Mas Basuki naik motor. Mungkin agak sorean dikit berangkatnya, soalnya mau istirahat dulu sebentar (masih ngos-ngosan habis ndorong GL Pro).
Baca Selengkapnya..
Lihat semua artikel dalam kategori: Dari Penulis, Tip Blogger
Ditulis oleh Sadewo 0 komentar
Selasa, 01 April 2008
Membuat brush Photoshop
Pada tutorial Photoshop kali ini saya akan menulis tentang cara membuat brush. Brush merupakan sebuah fasilitas pada Photoshop yang bisa digunakan untuk membuat sapuan gambar dengan beraneka ragam bentuk. Selain brush standar yang sudah disediakan oleh Photoshop, kita juga bisa menambah brush sendiri. Brush tambahan ini sudah banyak yang menyediakan dan tinggal pakai saja, saya sendiri juga mulai membuat beberapa brush yang bisa Anda gunakan. Anda juga bisa membuatnya sendiri. Untuk belajar cara membuat brush ini langkahnya mudah sekali.Tutorial cara membuat brush pada Photoshop
Langkah 1
Bukalah gambar yang akan Anda buat menjadi brush dengan Photoshop. Untuk tutorial kali ini, saya gunakan gambar sample milik Photoshop yang bernama ducky.tiff.
Usahakan untuk menggunakan gambar yang mempunyai latar belakang berwarna putih. Jika gambar latar belakangnya ramai dan tidak putih, maka Anda harus membuatnya menjadi putih dulu. Caranya dengan membuat seleksi pada gambar tersebut, kemudian pilih menu Edit > Fill, pilih warna white pada bagian Use, kemudian OK. Keterangan lebih lanjut tentang pembuatan seleksi bisa dibaca pada Kategori Seleksi, misalnya yang ini.
Langkah 2
Gambar yang akan dibuat menjadi brush harus dibuat menjadi berwarna hitam putih. Cara termudah untuk membuatnya menjadi putih adalah dengan memilih menu Image > Adjustment > Desaturate. Kemudian atur ulang warnanya dengan Image > Adjustment > Levels. Buatlah kira-kira seperti gambar ilustrasi tutorial dibawah ini.
Kenapa gambar perlu dibuat menjadi hitam putih? Ini karena prinsip penggunaan brush adalah hitam berarti merupakan gambar yang ditampilkan, sedangkan putih akan menjadi bagian yang transparan. Berlawanan dengan prinsip penggunaan layer mask. Semakin kontras gambar kita, maka hasilnya akan membuat brush dengan sapuan yang kuat juga.
Langkah 3
Jika gambar yang Anda gunakan ukurannya besar, maka atur dulu ukurannya. Cara untuk mengatur ukuran gambar adalah dengan memilih menu Image > Image Size. Pada tutorial Photoshop ini, saya buat ukurannya menjadi sekitar 200an pixel.
Namun jika dirasa gambar tidak terlalu besar, maka langkah ke-3 ini tidak perlu dilakukan.
Langkah 4
Sekarang pilihlah menu Edit > Define Brush. Setelah muncul kotak dialog Brush Name, jika perlu ubahlah nama brush tersebut,
kemudian klik OK.
Langkah 5
Pilih Brush tool pada tool box Photoshop, kemudian pilihlah jenis brushnya di option bar. Brush yang sudah kita buat tadi sudah muncul di sebelah bawah sendiri.
Selamat mencoba dan berkreasi dengan Photoshop. Jangan pernah menyerah dalam belajar, baik itu belajar Photoshop maupun belajar hal-hal lain. Jika kita sekarang belum bisa, pasti suatu ketika akan ada yang mengajari, entah itu datang dari orang lain ataupun keadaan yang memaksa kita menjadi bisa.
Baca Selengkapnya..
Lihat semua artikel dalam kategori: Tip Dasar Photoshop
Ditulis oleh Sadewo 6 komentar


